Profil Sekolah Alam Jingga

VISI

Life Educator for Civilized Aqil Baligh Generation. (Pendidik Kehidupan bagi Generasi Aqil Baligh Beradab)

MISI

1) Menumbuhkan fitrah anak.
2) Mengembangkan model kelas tanpa batas dengan memanfaatkan potensi komunitas.
3) Mewujudkan lingkungan pendidikan yang berorientasi pada kehidupan.
4) Membentuk civitas yang beriman, cerdas, tangguh dan kreatif.
5) Menjadikan generasi penerus sebagai generasi Aqil Baligh yang beradab.

Tagline

Life Together, Fight Together. Learning With And From Life

.
Ayat Landasan :
“Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga, padahal belum datang kepadamu cobaan sebagaimana halnya orang-orang terdahulu sebelum kamu. Mereka ditimpa oleh mala petaka dan kesengsaraan, serta digoncangkan dengan bermacam-macam cobaan sehingga berkatalah Rasul dan orang-orang yang beriman yang bersamanya: “Bilakah datangnya pertolongan Allah.” Ingatlah sesungguhnya pertolongan Allah itu amat dekat.” (QS. 2 : 214)

Value

Perjuangan
Ihsan
Sholeh
Ulil Albab
Konservasi
Syukur




CORE VALUES KURIKULUM SEKOLAHALAM


• AKHLAK DAN LEADERSHIP
Pendidikan Akhlaq dan Leadership menjadi bagian terbesar dari program-program pendidikan yang harus ada di sekolahalam. Pemberian pengalaman dan pembelajaran akhlaq yang paling dasar adalah melalui pembiasaan, yang didukung oleh upaya penyadaran dan keteladanan dari lingkungan sekitar siswa terutama orang tua dan guru. Untuk itu, di sekolahalam sudah seharusnya pendidikan melibatkan pendidik utamanya yaitu orang tua.
Leadership ditumbuhkan dalam rangka mencapai misi khalifah fil ardh, dilakukan melalui program-program Outbond/scouting, memberikan tanggung jawab dan tugas kepemimpinan di kelas atau kegiatan bersama, mengantri dalam berbagai aktivitas, dan proyek-proyek leadership (Project Based Learning).

• BAKAT DAN LIFESKILL
Misi menjadi rahmat bagi semesta bisa dilakukan oleh setiap individu, saat ia mampu memunculkan dan mengoptimalkan potensi yang diberikan Allah SWT pada dirinya. Setiap individu diciptakan berbeda, dan setiap individu adalah Bintang. Untuk itulah, sekolahalam sangat concern dengan pengasahan bakat dan lifeskill dengan berprinsip pendidikan untuk semua. (QS. Al Isra’: 84).
Penemuan bakat perlu usaha dan proses yang berkesinambungan. Dimulai dengan memberikan beragam aktivitas dan peran hingga anak menemukan fitrahnya. Sebagian besar anak diketahui bakatnya, saat ia sudah mendapatkan beragam pengalaman dari sekian banyak aktivitas dan difasilitasi perangkat assesment, seperti talents maping.
Lifeskill diasah dan diberikan melalui tugas piket, tanggung jawab terhadap Boks peralatan dan isinya, mengadakan market day siswa, tanggung jawab terhadap alat makan dan minum, dll.

• SENI DAN KREATIVITAS
Program-program seni dan kreativitas merupakan salah satu modal siswa mampu berinovasi dan kreatif, sehingga dengan inovasinya tersebut, saat dewasa ia mampu menjadi solusi masalah atas kehidupan diri dan bangsanya.
Anak-anak dilatih memanfaatkan berbagai bahan yang ada, terutama barang bekas untuk diolah menjadi sebuah karya seni bernilai. Juga dikenalkan dengan budaya-budaya daerah di Indonesia.

• LOGIKA DAN AKADEMIK
Seperti halnya sekolah lain, di sekolahalam ada keilmuan yang perlu dipelajari, seperti IPA, Matematika, IPS dan lain-lain. Hanya dengan metode dan konsep yang berbeda. Pembelajaran diolah sekreatif mungkin agar kemampuan logika siswanya terasah, tidak terbatas pada hafalan tetapi mencapai kemampuan high order thinking.
Seperti memancing rasa ingin tahu anak melalui objek yang ada di sekelilingnya atau melalui tema pelajaran yang ada, melakukan kegiatan belajar dengan pengamatan pada objek langsung, contoh: pohon pisang, pohon jeruk nipis, kepiting air tawar. Atau berhitung menggunakan media belajar dan bermain, seperti menghitung tinggi dengan menggunakan lego dan atau tali rapia.

• LINGKUNGAN DAN KONSERVASI
Menjadi keunikan sekolahalam, karena sekolahnya mengeksplorasi alam, menggali potensi lokal alamnya kemudian melakukan banyak penelitian, eksperimen, konservasi sampai menciptakan teknologi yang ramah lingkungan. Siswa pun perlu dikenalkan dengan kegiatan konservasi lingkungan, tempat-tempat/ miniatur dari pelestarian hewan langka dan tumbuhan, karena kelak merekalah yang bertanggung jawab memelihara dan menjaga bumi.

Metode Belajar

BBA (Belajar Bersama Alam)
BBM (Belajar Bersama Maestro)
BBBC (Bahasa Bunda Bahasa Cinta)
Project based Learning
SASS (Sekolah Alam Student Scout)

3 Ciri Pendidikan Sejati

1. Tujuan pendidikannya haruslah dapat mengembalikan tujuan sejatinya manusia, diciptakan yaitu sebagai khalifah di bumi ini (Khalifatul fiil Ardhi). (QS 21: 107)
2. Proses pendidikan harus dapat mengantarkan manusia menjadi hamba yang paling bertaqwa. (QS:49:13)
3. Hasil akhir dari sistem pendidikan haruslah dapat mengantarkan manusia untuk dapat memperbaiki peradaban


Pembelajaran, konsep aktivitas:
pembelajaran adalah upaya (effort) untuk mengubah (to convert) pengalaman (experience) menjadi pengetahuan (knowledge), keahlian (skill), sikap (attitude) hingga perilaku (behavior).